Didalam organisasi, setiap pekerjanya pasti mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Hal-hal tersebut bisa berdasarkan dari keterampilan fisik/mental, kemampuan,keterampilan, sikap,demografi (jenis kelamin,ras,budaya),dll.
Sehingga, sebagai manajer diharapkan dapat mengenali perbedaan-perbedaan perilaku individu pekerjanya dan membuat hal tersebut menjadi pertimbangan dqlam mengelola suatu perilaku organisasi. Dan untuk mengenali perbedaan individu tersebut,ada baiknya manajer harus mengetahui hal-hal berikut:
1. Mengamati dan mengenali perbedaan
2. Mempelajari variabel-variabel yang mempengaruhi perilaku individu tersebut
3. Menemukan hubungan di antara variabel-variabel tersebut.
Perilaku adalah semua yang dilakukan seseorang. Berbicara kepada seorang manajer, mendengar seorang teman kerja, mendokumen sebuah laporan, memasukkan sebuah memo ke dalam pengolah kata adalah sebuah perilaku. Perilaku individu dipengaruhi oleh tiga jenis variabel, yaitu: individu, psikologi, dan organisasi. Atau dengan kata lain, perilaku (B=behavior) karyawan merupakan fungsi dari variabel individu (I), organisasi (O) dan psikologi (P).
Dalam era sekarang ini, tenaga kerja semakin beragam dari segi intelektualnya,bahasanya,cara pandang,pengalaman,budaya,dll. Tapi yang terpenting dalam hal ini, bagaimana keragaman dari tenaga kerja tersebut dapat menjadi benefit bagi perusahaan tersebut. Dan tugas para manajer adalah penting untuk menyesuaikan serta bagaimana cara berurusan dengan tenaga kerja tersebut. Salah satu contohnya dengan memilih tenaga kerja yang benar-benar serius dan bertanggung jawab,serta mempunyai visi dan misi yang sama dengan perusahaan tersebut.
Karena hal yang terpenting adalah, visi-misi yang dimiliki oleh perusahaan juga harus dimiliki oleh para tenaga kerjanya. Kenapa? Untuk memudahkan perusahaan tersebut mencapai 'goal' yang dimiliki perusahaan tersebut. Itu gunanya evaluasi serta rapat kerja, untuk menyatukan pendapat,menyampaikan pendapat serta ide baru yang dianggap kreatif dan punya nilai untung bagi perusahaan tersebut.
Maka, perbedaan didalam perusahaan itu sangatlah wajar. Karena setiap individunya punya latar belakang masing-masing baik eksternal dan internal.
Dan dari hal tersebut, dibutuhkan peyesuaian agar tenaga kerja serta perusahaan mendapat timbal balik yang saling menguntungkan.
Tenaga kerja harus mempunyai visi-misi yang sama dengan perusahaan agar mempermudah berkembangnya perusahaan tersebut.
Banyak cara selain hanya penyesuaian, tapi juga bisa pelatihan dan juga evaluasi.
Sumber: https://adypato.wordpress.com/2011/04/20/perilaku-dan-perbedaan-individual/
Sumber: https://adypato.wordpress.com/2011/04/20/perilaku-dan-perbedaan-individual/
No comments:
Post a Comment