Saturday, September 26, 2015

Organizational Behaviour #4

Dalam me-hiring seseorang untuk dijadikan pekerja, tidak hanya latar belakang pengalaman kerja dan skill yang mereka punya. Tetapi penting juga untuk memperhatikan sifat/personality dari calon-calon pekerja yang nantinya akan menjadi bagian dari suatu perusahaan.

Sifat kepribadian/personality adalah segala corak perilaku yang khas dan unik dan dapat diperkirakan dimiliki atau ada pada diri seseorang, dan seringkali dipergunakan sebagai reaksi yang alami atau sebagai alat untuk menyesuaikan diri terhadap segala sesuatu hal yang terjadi di sekitar seseorang.
Karena setiap manusia adalah mahluk sosial yang berarti tidak dapat berdiri sendiri, maka mereka butuh komunikasi dan saling bertukar pendapat dengan masing-masing individu. Dan apabila kepribadian lawan interaksi kita tidak sepadan dengan kepribadian kita, maka akan timbul miss-communication atau salah 'tangkap' dalam mengartikan interaksi tersebut. 
Maka mengetahui personality seseorang sangatlah penting dalam kehidupan kita.
Dan setiap orang juga harus mengetahui siapa dirinya, bagaimana dirinya. Mereka harus mengetahui bagaimana menyesuaikan diri, menempatkan dirinya agar bisa berinteraksi dengan lingkungannya. 

Kepribadian utama yang mempengaruhi perilaku organisasi, yaitu :

•Machiavellinisme; tingkat di mana seorang individu yang pragmatis, mempertahankan jarak emosional, dan yakin bahwa hasil lebih penting daripada proses.

•Self-Esteem

Self- Monitory; pemantauan diri adalah kemampuan seseorang untuk menyesuaikan perilakunya dengan faktor situasional eksternal. Individu dengan tingkat pemantauan diri yang tinggi menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menyesuaikan perilaku dengan faktor-faktor situasional eksternal.

•Risk Taking

•Type A personality ;keterlibatan secara agresif dalam perjuangan terus-menerus untuk mencapai lebih banyak dalam waktu yang lebih sedikit dan melawan upaya-upaya yang menentang dari orang atau hal lain. Ciri-cirinya adalah selalu bergerak, berjalan, dan makan dengan cepat , mudah merasa tidak sabaran, berusaha keras untuk melakukan atau memikirkan dua hal pada saat yang bersamaan, tidak dapat menikmati waktu luang, terobsesi dengan angka-angka, mengukur keberhasilan dalam bentuk jumlah hal yang bisa mereka peroleh.

•Locus of controll; kendali individu atas pekerjaan mereka dan kepercayaan mereka terhadap keberhasilan diri. Dibagi menjadi 2, yaitu : lokus pengendalian internal dan eksternal

Menurut saya, semakin kita mengenali diri kita sendiri,semakin mudah kita untuk menempatkan diri. Di era seperti sekarang, menurut saya semakin minim sikap meng-appraciate dan semakin berkurangnya juga sikap untuk saling menghormati. Dengan kita tahu cara menyesuaikan diri, maka kita akan mengetahui bagaimana berinteraksi dengan baik dan benar tanpa menyinggung orang lain, terutama dalam berorganisasi. Diperlukan sikap menghargai satu sama lain, menghargai setiap ide dan pemikiran para pekerja lain. Dengan mengetahui 'who am I?' dan 'who are they?' dalam suatu organisasi, maka semakin mudah untuk mencapai visi dengan misi yang baik dan benar.



#fyi. Setelah mencoba 16personalities.com and here it is the result of my personality test:


Sumber: 

http://po-petrakel3.blogspot.co.id/2014/03/perilaku-organisasi-kepribadian-dan.html?m=1

http://www.16personalities.com

&my notes about personality&value


No comments:

Post a Comment